Hamka mengaku lidahnya digunting oleh guru bernama Endang Sri kerana dituduh telah mengeluarkan kata-kata kotor. Hamka berdalih bukan dirinya yang mengeluarkan kata-kata tersebut, melainkan kawannya yang mengejeknya. Tak hanya itu, Hamka juga bercerita bukan kali ini saja dianiaya gurunya. Dia bahkan mengaku kerap dipukul gurunya hingga lebam dan berdarah.
Tak terima dengan perlakuan sang guru, keluarga mangsa pun melakukan protes ke pihak sekolah. Namun upaya tersebut tidak ditanggapi. Keluarga pun berniat segera melaporkan kekerasan tersebut ke pihak polis Resor Bantaeng lantaran perlakuan guru sudah melampaui batas.














0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Baik dan Apabila Anda Tidak Memiliki Akun Google Silahkan Pilih Setting Anonymous dan Silakan Berkomentar Terima Kasih