Ketua DPR Marzuki Alie secara tegas menyatakan tidak ada urusan dengan rencana Sekretariat Jenderal DPR merenovasi toilet gedung Nusantara I dengan anggaran senilai Rp2 miliar.
"Ketua DPR itu enggak ada urusan dengan mau bangun toilet. Itu urusan Setjen. Itu semua tidak ada urusannya sama Ketua DPR," jelas Marzuki kepada okezone, di Balaikota, Solo, Rabu (4/1/2012).
Dia juga menyatakan bahwa rencana Setjen tersebut tidak perlu melalui persetujuan pimpinan DPR. Yang terpenting, kata dia, Setjen mampu menilai kelayakan fasilitas yang ada di gedung wakil rakyat itu.
"Itu tugasnya Setjen untuk melihat apakah layak tidak WC-nya. Kalau nggak layak ya diperbaiki. Kan tanggung jawab Setjen. Itu Gedung Nusantara untuk anggota dewan yang jumlahnya 500 orang. Jadi jangan tanya saya. Nanti saya bilang enggak, mereka bilang Pak Ketua enak saja bilang enggak," ujar dia.
Soal anggaran senilai Rp2 miliar, Marzuki menilai hal tersebut wajar. Mengingat gedung Nusantara I terdiri dari 23 lantai dan dalam setiap lantai rata-rata terdapat empat toilet sehingga jika dikalikan mencapai 92 toilet.
Karena itu, dia menganggap gembar-gembor media yang menyebut renovasi toilet DPR yang dianggarkan Rp2 miliar sebagai pemborosan, tidak memberikan pencerahan kepada masyarakat.
"Harusnya dijelaskan Setjen DPR akan memperbaiki WC DPR yang umurnya mungkin sudah sekian puluh tahun sejak gedung itu berdiri, belum pernah direhab. Nah, biayanya sekian dan dialokasikan anggaran Rp2 miliar. Jadi masyarakat enggak dibingungkan," tegas Marzuki.
http://www.infokilat.com/Politik/mar...gurusi-toilet/
"Ketua DPR itu enggak ada urusan dengan mau bangun toilet. Itu urusan Setjen. Itu semua tidak ada urusannya sama Ketua DPR," jelas Marzuki kepada okezone, di Balaikota, Solo, Rabu (4/1/2012).
Dia juga menyatakan bahwa rencana Setjen tersebut tidak perlu melalui persetujuan pimpinan DPR. Yang terpenting, kata dia, Setjen mampu menilai kelayakan fasilitas yang ada di gedung wakil rakyat itu.
"Itu tugasnya Setjen untuk melihat apakah layak tidak WC-nya. Kalau nggak layak ya diperbaiki. Kan tanggung jawab Setjen. Itu Gedung Nusantara untuk anggota dewan yang jumlahnya 500 orang. Jadi jangan tanya saya. Nanti saya bilang enggak, mereka bilang Pak Ketua enak saja bilang enggak," ujar dia.
Soal anggaran senilai Rp2 miliar, Marzuki menilai hal tersebut wajar. Mengingat gedung Nusantara I terdiri dari 23 lantai dan dalam setiap lantai rata-rata terdapat empat toilet sehingga jika dikalikan mencapai 92 toilet.
Karena itu, dia menganggap gembar-gembor media yang menyebut renovasi toilet DPR yang dianggarkan Rp2 miliar sebagai pemborosan, tidak memberikan pencerahan kepada masyarakat.
"Harusnya dijelaskan Setjen DPR akan memperbaiki WC DPR yang umurnya mungkin sudah sekian puluh tahun sejak gedung itu berdiri, belum pernah direhab. Nah, biayanya sekian dan dialokasikan anggaran Rp2 miliar. Jadi masyarakat enggak dibingungkan," tegas Marzuki.
http://www.infokilat.com/Politik/mar...gurusi-toilet/
newonenich 04 Jan, 2012
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/marzuki-alie-masak-ketua-dpr-ngurusi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com














0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Baik dan Apabila Anda Tidak Memiliki Akun Google Silahkan Pilih Setting Anonymous dan Silakan Berkomentar Terima Kasih